Home > Celotehan, Keluarga > Family

Family

Iseng2 buka stasiun tivi lokal gara2 bosen liat stasiun tivi lain yang gak jelas acaranya, eh, gak sengaja nemu acara yang isinya cuman muterin lagu. Walaupun begitu, menurut saya itu lebih mending daripada acara yang udah bosen saya nontonnya. Apalagi yang isinya Naz****din, ngebahas siapa yang benar, males banget mikirinnya dan toh gak ada gunanya buat saya sendiri.  Gimana negara mau maju jika pemimpinnya gak dapat dipercaya, dan gimana negara mau maju kalo rakyatnya gak mau percaya ama pemimpinnya dan selalu nyalahin pemimpinnya tanpa ngasih saran biar lebih baiknya.



Balik lagi ke acara yang saya bahas tadi, tuh acara muterin lagu2 akustik yang menurut saya enak didengar, udah gitu gak ada iklan yang ngeganggu😀. Setelah muterin lagunya Extreme yang More than Words, tanpa saya sangka, setelah itu diputer lagunya Cranberries yang judulnya Ode to My Family yang pengen saya dengerin gara2 liat berita tentang konsernya Cranberries di Java Rockinland (mudah2an bener tulisannya). Walaupun sebenarnya saya gak bisa paham bener apa yang dinyanyiin, saya jadi berpikir tentang keluarga saya. Kalo kita diberi kesempatan untuk memilih siapa yang akan dijadikan orangtua kita, apakah anda masih tetap memilih untuk berada di keluarga yang seperti sekarang ini?

Kalo buat saya sendiri sih menjawab “iya”, walaupun kalo pertanyaan ini kepada hampir semua orang, anda juga bisa membayangkan bahwa tidak sedikit yang menjawab “tidak”. Kalo misal tak bisa membayangkan biarkan saya bertanya, pernahkan anda berpikir anda dilahirkan pada keluarga yang sangat miskin? Mungkin kalo itu terasa ekstrim, bagaimaina kalo keluarga yang kaya tapi kedua orang tua anda terus menerus bertengkar? Atau misal gak seekstrim itu juga deh, tapi keluarga kaya tapi kayak Naz***din? Kalo mau yang enak, anak orang kaya yang orangtuanya gak bertengkar + tidak bermasalah dan SELALU memberikan apa yang anda inginkan? Atau ayah dan ibu yang seperti sekarang ini tapi dalam keadaan yang kaya raya? Sounds good😛

Saya ingin kita berhenti berkhayal dulu, dan kalo anda cukup berani, coba anda tanyakan pada kedua orangtua anda, apakah mereka puas/menerima punya anak seperti anda? Jangan cuman merasa kalo mereka akan menjawab puas, tapi ada sebaiknya ada tanyakan langsung dengan sungguh2😀

Seandainya anda memutuskan tidak menanyakan, coba kita bayangkan masing2, apa yang telah kita berikan pada kedua orangtua kita. Mereka juga tidak dapat memilih dalam memiliki anak yang seperti apa. Kalo dari awal mereka disuruh memilih, pasti semua orangtua berharap memiliki anak yang pintar, taat dalam beribadah, dan tentunya patuh kepada mereka. Mereka tentunya tidak mengharapkan kita sebagai anaknya untuk membalas kebaikan mereka untuk terhadap kita. Akan tetapi, jika kita bisa membahagiakan mereka, bukankah itu membahagiakan kita juga?😀

Bukan berarti saya telah membahagiakan kedua orangtua saya, saya masih jauh dari itu. Seperti biasa, dengan menulis seperti ini semoga bisa menjadi motivasi bagi saya sendiri dan orang lain untuk berusaha menjadi anak yang membuat orangtuanya bangga dan puas. Semoga postingan singkat ini bermanfaat ^_^

Categories: Celotehan, Keluarga
  1. August 3, 2011 at 3:35 pm

    ada opsi gak pernah dilahirkan sama sekali enggak?

    • August 3, 2011 at 5:52 pm

      mungkin kalo ada yg milih itu sekarang udah gak ada deh, mungkin udah bunuh diri

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: