Home > Celotehan, Game > Pokemon Part I

Pokemon Part I

Fiuuuh, udah lama gak posting, jadi bingung mau mulai darimana. Tentunya bukan karena gak ada ide mau nulis apa, cuman karena ngelakuin suatu hal jadi gak sempet nulis di blog lagi. Kalo misal nih saya sampe tes wawancara pekerjaan, dan misal ditanyain “Apa kekurangan saudara?”, dengan tanpa pikir panjang saya langsung jawab “Kalo saya sudah tertarik dengan suatu hal, hal itu bakal saya lakuin sampe akhirnya saya bosen, tanpa mau memikirkan hal yang lain.” Sebenarnya yang saya sebutin tadi bisa jadi kelebihan kalo yang bikin saya tertarik itu ada gunanya. Misal suatu saat saya sangat tertarik dengan bahasa Perl, udah deh, yang saya pikirin cuman belajar bahasa Perl, gak mau mikirin yang lain, entah itu ada tugas kuliah atau apalah. Nah itu kalo yang ditertarikin hal yang positif dan masih ada gunanya. Kalo diinget2 dulu waktu saya tingkat satu mahasiswa, saya sangat tertarik dengan game Dota, dan akhirnya yang namanya kuliah bukan hanya jadi nomor dua, tapi nomor lebih belakang lagi.


Sesuai dengan judul postingan, dalam beberapa hari ini saya tetarik dengan yang namanya game Pokemon (Yellow Version), sampe akhirnya saya maen game ini setiap hari, dibelain2 tidur malem padahal harus sahur, dan saat sahur pun pernah tidak makan dan justru maen game ini. Game ini,  game gameboy Pokemon Yellow yang maennya pake emulator, sebenarnya sudah pernah saya mainkan dari jaman SMP kelas tiga kalo tidak salah. Hanya saja waktu itu entah mungkin karena bahasa inggris masih pas2an atau kelewatan sesuatu, saya gak tau mesti kemana pas maen game itu, akhirnya gamenya gak saya lanjutin lagi, walaupun begitu, installernya tetap saya simpan sampai sekarang, padahal udah lama banget. Pada suatu hari saat saya buka fuckyeahmahasiswa.tumblr.com saya ngeliat ada video dari yutub yang isinya battle antara tokoh utama (Ash) ngelawan Homework. Langsung saja setelah sekian lama melupakan game Pokemon Yellow muncul pikiran untuk mencoba memainkan lagi dan menamatkannya. Saya yakin bisa namatin gamenya kali ini soalnya sekarang udah kenal yang namanya internet, pas jaman awal saya maen dulu masih belum kenal😀


Yang saya lakukan pertama kali sebelum maenin ya cari yang namanya walkthrough di gamefaqs dan mendapatkan walkthrough yang menurut saya keren sekali. Walkthrough yang saya maksud dibikin ama orang yang di credits-nya namanya Lando Kashmir (orang India kali ya). Walaupun isinya tulisan dan tampilannya gak sebagus buatannya nnguyen11490, tapi menurut saya isinya lengkap, lepas dari mungkin ada sedikit data yang salah, misal di daerah tertentu, pokemon apa saja yang ada disana. Walaupun sebenarnya saya sangat tertarik sekalipun, saya tau bahwa maen game RPG itu sangat membutuhkan waktu yang lama. Tentu saja saya tidak mau membuang banyak waktu untuk leveling berlama2 (saya masih sadar masih banyak yang harus saya kerjakan seperti TA dan tugas KI), oleh karena itu saya menggunakan program yang menurut saya sangat sakti dan bernama ArtMoney.


Saya gak mau ngejelasin lama2 cara gunain pake ArtMoney, intinya program ini bisa nyari posisi dari alamat memory yang isi datanya berubah, dan kita ngasih nilai awal trus nilai selanjutnya. Nanti akan didapatkan alamat memory yang dimaksud, disitu baru kita ubah datanya. Terkadang seseuatu terlihat indah pada awalnya, saya berhasil menemukan alamat memory yang dimaksud (dalam hal ini Exp Point) dan bisa membuat pokemon yang saya pakai akan level up setiap battle-nya. Sampai pada suatu level tertentu isi data dari memory yang saya dapatkan tadi, berisi angka yang lebih kecil dari data sebelumnya. Kalo normalnya kan setiap kita battle mestinya Exp point nambah terus, nah disini, angka yang didapatkan ternyata suatu saat justru turun. Akhirnya pun saya berhenti maen sejenak dan memikirkan kenapa bisa begitu dan mencatatnya.


Sampai setelah mikir2 beberapa lama, saya kepikiran kalo emulator yang saya punya udah dari tahun 1998, maklum ini installer emulatornya udah jadul banget. Jadi mungkin dia pengen membuat alokasi memory gak terlalu makan tempat, alokasi alamat Exp Point yang saya dapatkan pertama kali adalah 2 byte, dan saya tahu bahwa Exp point pasti lebih dari 2 byte. Akhirnya saya kepikiran bahwa ada alamat memory yang lain yang gunanya untuk menyimpan data kalo alamat pertama yang saya temukan sudah melebihi angka tertentu, dan yeah! Dugaan saya benar dan saya menemukan alamat yang saya inginkan, setelah itu saya lakukan lagi beberapa kali percobaan untuk mendapatkan pola dari penambahan isi data memori tersebut.


Setelah saya mengamati pola tersebut akhirnya saya membuat program yang menghitung data yang harus diisi pada 2 alamat memory yang saya temukan sehingga setiap kali battle akan membuat level up pada pokemon tersebut. Tapi kayaknya gak perlu ditunjukin kodingannya, yang jelas program tersebut membuat leveling pokemon menjadi mudah dan tidak membutuhkan waktu lama (walaupun sebenarnya saya sudah menghabiskan banyak waktu untuk mendapatkan data, mendapatkan pola, dan membuat program yang saya inginkan :p). Sayangnya program ini sudah tidak saya gunakan lagi semenjak saya mendapatkan item yang namanya Rare Candy, item tersebut dapat membuat pokemon naik 1 level (level up), dan akhirnya Rare Candy itu saya gandakan dengan ArtMoney dan membuat leveling pokemon lebih mudah. Akan tetapi, seperti yang sudah saya bilang sebelumnya, terkadang setelah semua terlihat indah, ternyata masih ada kekurangannya lagi saat saya membaca walkthrough. Tapi kayaknya saya lanjutin di part yang selanjutnya aja kali ya, ini aja udah panjang banget kayak longcat :p

Categories: Celotehan, Game
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: