Home > Celotehan, Curhat > Nice Fight, Croatia!

Nice Fight, Croatia!

Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Croatian_Football_Federation


Euro 2012 memang belum selesai, hanya saja tim yang saya dukung sudah pulang duluan. Ya, sesuai dengan judul dan gambar logo di atas sudah tentu tim yang saya dukung adalah Kroasia. Bisa dibilang tim sepakbola Kroasia merupakan tim sepakbola yang pertama saya dukung bahkan dari saya SD dulu. Lebih tepatnya waktu perebutan juara tiga piala dunia 1998, itupun seingat saya pertama kalinya saya menonton sepakbola di tv. Kebetulan sekali tim Kroasia saat itu merupakan “Golden Generation” dan tampil ciamik saat itu. Orang2 yang menonton piala dunia 1998 tentunya tau benar siapa itu Davor Suker, yang menjadi top skor di turnamen empat tahunan sekali itu, oleh karena itu Davor Suker mendapat Golden Boot award.

http://www.croatia.org/crown/articles/9965/1/Davor-Suker-to-Hold-Mini-Clinic-for-Charity-in-NYC-May-15-2010.html

Davor Suker
Sumber: http://www.croatia.org

Selain sosok Suker, nilai lebih saat itu untuk saya yang masih kecil adalah seragam yang digunakan oleh timnas Kroasia. Saya suka dengan seragam yang dipakainya saat itu walaupun saya tidak punya seragam tersebut. Lepas dari alasan kenapa saya mendukung timnas Kroasia, kembali ke Euro 2012, kebetulan Kroasia berada di grup bersama dua timnas besar yaitu Spanyol yang notabene juara bertahan dan Italia yang sedang panas (baik dari sisi positif maupun sisi negatif yaitu kasus rasis dan pengaturan skor di liganya). Mengetahui hal tersebut saya cuman berharap Kroasia lolos fasa grup, tidak lebih, toh juga karena lawan yang akan dihadapi berikutnya kemungkinan besar adalah Perancis atau Inggris. Laga perdana Kroasia di Euro 2012 sedikit diuntungkan karena menghadapi tim kuda hitam Irlandia, yang tidak saya sangka2 berakhir 3-1 dengan kemenangan Kroasia. Tentunya kemenangan tersebut menambah asa untuk lolos dari fasa grup. Pada laga kedua, Kroasia bertanding dengan Italia, di babak pertama pertandingan tersebut didominasi oleh Italia. Setelah Italia mencetak satu gol, yang ada di pikiran saya bukan lagi kemenangan, tapi gol balasan terlebih dahulu. Sampai akhirnya saya bersorak ketika Mandzukic mencetak gol penyeimbang. Hasil yang berakhir 1-1 membuat saya tetap merasa harapan lolos masih besar.

Gol Mandzukic Saat melawan Italia
Sumber: http://footballrevolt.com

Saat yang paling menentukan akhirnya tiba dua hari yang lalu, yaitu saat laga terakhir di grup dimana Kroasia melawan Spanyol. Pada pagi hari sebelum pertandingan tersebut, saya pulang kembali ke Bandung menggunakan bis, dan karena kurang tidur karena berangkat pagi trus selain itu di bis tidak tidur, malahan membaca berita di hape, akhirnya dari siang sampai malam saya agak pusing. Malamnya saya dibangunkan teman kosan saya yang ingin menonton bareng, cuman karena masih terasa pusing akhirnya saya berniat tidur dulu sebentar saja. Pada saat saya bangun lagi, tv di kamar saya yang sudah nyala ternyata masih menyiarkan pertandingan Kroasia melawan Spanyol, kalo tidak salah pada menit 83. Saya sempat terkejut karena skor masih 0-0, dan jika itu bertahan sampe laga selesai, berarti Kroasia bisa lolos dari fasa grup. Mendekat di menit 86, perasaan saya amat gak enak apalagi saya melihat di livescore Italia unggul saat itu. Akhirnya saat mendekati menit 87, saya memutuskan untuk mengganti channel lain, di tv saya RCTI berada di nomor tengah2, waktu itu saya menekan tombol channel plus, setelah channel atas tidak ada yang menarik saya tekan tombol channel minus, dan melewati RCTI, pas banget saat itu terjadi gol yang dicetak oleh Navas. Seketika itu remote tv saya taruh, dan akhirnya saya  cuman pasrah melihat replay gol Spanyol.

Sebenarnya ada yang mengganjal saya yaitu gol Spanyol. Maksud saya, gol tersebut bisa saja dibilang offside oleh hakim garis, karena memang Navas dalam kondisi offside dan aktif berlari ketika Fabregas mengumpan, walaupun umpan diterima Iniesta, tetap saja Navas dalam kondisi aktif dan malah akhirnya mencetak gol. Akan tetapi, hal itu terserah keputusan hakim garis, dan  tidak bisa diapa2kan lagi. Lagipula tim yang lolos adalah tim yang bagus yaitu Spanyol dan Italia, semoga kedua tim tersebut lancar di fasa knockout berikutnya. Terima kasih sudah membaca😀

Categories: Celotehan, Curhat
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: